Franchise Waralaba Teh Hitam Ou Tea

Landasan Utama Orang Membuka Usaha adalah, Faktor ekonomi. Kalo Misalnya ada yang berbisnis dimulai dari Hobi, Jumlahnya jauh lebih sedikit dari pada faktor ekonomi. Karena terdesak kebutuhan ekonomi, sebagian besar memilih sebagai pekerja dan sebagian lain memilih berbisnis. Risiko menjadi pekerja memang mudah. Bekerja sesuai dengan tugas yang diberikan kepadanya, lalu setiap bulan mendapat gaji. Namun, Untuk Melamar pekerjaan kadang tidak mudah. Kendati sudah melamar ke beberapa perusahaan, ternyata hasil selalu ditolak. Bahkan terkadang seseorang mentok untuk mendapatkan kerja kantoran karena masalah ijazah. Jika hanya memiliki ijazah SD atau SMP, ia harus puas bekerja sebagai cleaning service, buruh bangunan atau bahkan menjadi pembantu rumah tangga.

Bagi orang yang sudah bosan ditolak sana-sini atau mendapat pekerjaan tapi tidak sesuai dengan keinginan, tidak sedikit yang kemudian memilih berjualan demi memenuhi kebutuhan hidup yang terus bertambah. Namun, mereka ingin berwirausaha seringkali mengalami kendala utama, yaitu masalah permodalan. Mayoritas orang menganggap bahwa memulai usaha harus dimulai dengan modal besar. Benarkah demikian?

Ada resep jitu dari Ir. Henky Eko Sriyantono Franchisor Bakso Malang kota untuk mengatasi kebimbangan dan kegamangan masalah modal yang pas-pasan, yaitu sebagai berikut:

  1. Ubah Mindset Anda beranggapan bahwa suatu usaha hanya bisa dimulai jika mempunyai sejumlah uang sebagai modal usaha. Seseorang calon entreprenuer sejati tidak akan mengurungkan niat untuk membuka usaha hanya karena tidak mempunyai modal. Sebaliknya, Entrepreneur Sejati akan memanfaatkan segala potensinya untuk bisa menghimpun modal yang diperlukan, misalnya dengan memanfaatkan jaringan relasi dan reputasi baik yang dimiliki untuk bisa mendapatkan pinjaman lunak dari kolega atau relasi.
  2. Hilangkan Anggapan bahwa memulai usaha harus langsung besar dan mapan. Kebanyakan pengusaha sukses merintis usaha mereka dari 0 lengkap dengan segala pahit getirnya perjuangan mereka.
  3. Tekan kembali perhitungan modal usaha anda. sebagai contoh, untuk mengurangi kebutuhan sewa tempat. Anda bisa patungan bagi hasil dengan teman yang mempunyai lokasi usaha yang bagus.
  4. Kreatiflah mencari sumber-sumber permodalan yang bisa dimanfaatkan jika memang kebutuhan modal hasil hitungan anda sudah tidak bisa ditekan lagi. Sumber-sumber permodalan ini bisa berasal dari institusi keuangan (misalnya saja koperasi simpan pinjam, pegadaian, atau BPR) atau perorangan (misalnya dari orang tua, sanak saudara atau sahabat)

Dari semua itu yang lebih penting adalah action. Seorang pengusaha harus siap memulai menjalankan usahanya saat ini juga meskipun hanya bermodal kecil. Lalu usaha apa saja yang sekiranya cocok untuk calon pengusaha yang bermodal kecil?

  1. Memasarkan produk atau jasa orang lain. Sebaliknya produk atau jasa yang dipilih adalah produk atau jasa yang banyak dibutuhkan orang dan memiliki prospek pasar yang cukup luas. Misal: Produk Kesehatan
  2. Bisnis Makanan dan minuman, seperti kue, roti, jus buah, bakso, soto, mi ayam dan lain sebagainya.
  3. Bisnis kerajinan, seperti suvenir, pernak-pernik kebutuhan rumah tangga, dan lain-lain
  4. Bisnis jasa seperti potong rambut, usaha jahit, obras, konsultan, pengurusan surat-surat.

PELUANG BISNIS FRANCHISE WARALABA INDONESIA

TEH KESEHATAN

FRANCHISE MURAH BERKUALITAS MENGUNTUNGKAN

Continue reading